
Jakarta - Bergabungnya Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans lewat proses naturalisasi jadi kabar gembira bagi Timnas Indonesia.
Kedua pemain bernaluri serang ini akan diasah Patrick Kluivert pada FIFA Matchday melawan China Taipei dan Lebanon di Stadion GBT Surabaya, 5 dan 8 September mendatang.
"Berkah bagi Patrick Kluivert dan Timnas Indonesia mendapat amunisi striker baru untuk putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, bulan Oktober nanti," kata Singgih Pitono.
Mauro Zijlstra yang membela klub Eerste Divisie FC Volendam dan Miliano Jonathans yang berbaju FC Utrecht di Eredivisie diharapkan jadi solusi tumpulnya lini depan Timnas Garuda.
Pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu, Timnas Indonesia hanya menyarangkan sembilan gol dan kebobolan 20 bola.
"Semoga Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans cepat beradaptasi dengan rekan setim dan gaya main yang diterapkan Patrick Kluivert," ujarnya.
"Dua partai nanti harus dimaksimalkan. Kalau bisa keduanya dimainkan penuh. Karena setelah ini tak ada pertandingan lagi selain laga di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026," jelas Singgih Pitono.
Sejumlah pemain diaspora Timnas Indonesia resmi berganti klub untuk mengarungi musim 2025/2026. Dimulai dari rekor transfer Jay Idzes, hingga kepindahan mengejutkan ke liga Thailand. Yuk kita bahas satu per satu!
Perlu Adaptasi

Sebagai mantan striker yang pernah membela Arema dan Timnas Indonesia, Singgih Pitono mengungkapkan tak mudah bagi pemain baru langsung nyetel dengan rekan setim dan taktik pelatih.
"Dari pengalaman saya waktu jadi pemain dan mengamati performa pemain yang baru masuk di Timnas Indonesia sulit untuk langsung menyatu dengan tim," ujar Singgih.
"Untungnya pelatih dan banyak pemain di Timnas Indonesia asal Belanda, jadi ini akan sangat membantu Mauro dan Miliano," ucapnya.
Patrick Kluivert Bisa Mengasah Kemampuan Zijlstra dan Jonathans

Apalagi, lanjut Singgih Pitono, karakter sepak bola Asia berbeda dengan Eropa. Ini juga agak mengejutkan Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans di putaran keempat nanti.
"Perbedaan kultur sepak bola bisa mempengaruhi Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans. Namun, lebih baik mereka fokus pada Timnas Indonesia saja. Jika mereka cepat beradaptasi, saya kira keduanya akan menjadi penyerang andalan Timnas Indonesia," tuturnya.
Namun, Singgih Pitono yakin Patrick Kluivert sebagai mantan penyerang hebat di Liga Eropa dan Timnas Belanda akan mampu mengasah Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans jadi senjata mematikan bagi Timnas Indonesia.
"Setelah FIFA Matchday nanti, Patrick Kluivert harus komunikasi intens dengan Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans. Dia bisa memberi tips dan trik jadi penyerang tajam," pungkasnya.