Posisi saat ini: Rumah / Pesan / 5 Pelajaran Ipswich Town 1-1 Manchester United: Debut Ruben Amorim, Apa yang Spesial?

5 Pelajaran Ipswich Town 1-1 Manchester United: Debut Ruben Amorim, Apa yang Spesial?

Penulis:Wartawan Olahraga Tanggal:2024-11-26 18:30:02
Dilihat:200 Pujian
5 Pelajaran Ipswich Town 1-1 Manchester United: Debut Ruben Amorim, Apa yang Spesial?
Ekspresi Ruben Amorim pada laga Ipswich vs MU pada pekan ke-12 Premier League (c) AP Photo/Dave Shopland

Manchester United bermain imbang saat tandang ke markas Ipswich Town pada pekan ke-12 Premier League, Minggu (24/11) malam WIB. Laga di Stadion Portman Road itu berakhir dengan skor imbang 2-2.

Bagi MU, duel lawan Ipswich Town ini punya arti yang sangat penting. Sebab, ini adalah debut bagi sang manajer baru yakni Ruben Amorim. Debut yang tidak sepenuhnya berjalan positif.

MU memulai laga dengan cara terbaik yang bisa dilakukan, Marcus Rashford bikin gol pada menit ke-2. Namun, pada menit ke-43, Omari Hutchinson mampu menyamakan skor dan tidak ada gol lagi setelahnya.

Amorin mencoba menerapkan ide-ide sepak bola baru di MU. Hasilnya jelas tidak optimal dan dia butuh waktu lebih lama untuk beradaptasi. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 6 halaman

Ruben Amorim Bertahan dengan Filosofinya

Ruben Amorim Bertahan dengan Filosofinya

Manajer Manchester United Ruben Amorim. (c) AP Photo/Dave Shopland

MU tidak familiar dengan formasi tiga bek. Pada era Erik ten Hag dan manajer sebelumnya, MU lebih sering bermain dengan empat bek. Nah, Ruben Amorim mengubah sistem tersebut.

Amorim memilih menerapkan filosofi yang dianut daripada menyesuaikan dengan sistem yang lebih dikenal pemain MU. Beberapa pemain MU harus beradaptasi dengan peran baru yang diberikan Amorim.

Mazraoui, De Ligt, dan Evans dimainkan sebagai trio bek tengah. Amad dan Dalot bermain sebagai wingback kanan dan kiri. Sedangkan, Garnacho dan Fernandes jadi 'double number 10' di belakang Rashford sebagai penyerang tengah.

2 dari 6 halaman

Titik Lemah MU Langsung Terlihat

Titik Lemah MU Langsung Terlihat

Para pemain Manchester United di laga melawan Ipswich pada pekan ke-12 Premier League 2024/2025 (c) AP Photo/Dave Shopland

Ipswich memberi perlawanan sengit agar Amorim gagal menandai debutnya dengan manis. Ipswich punya transisi yang cepat dan MU kesulitan untuk membendung lini tengah mereka.

Casemiro dan Eriksen dimainkan di sektor tengah. Mereka terlihat tidak cukup dinamis dan meninggalkan banyak ruang kosong. Sementara, Manuel Ugarte yang jadi pengganti belum cukup bugar usai pulang dari tugas internasional.

Amorim punya pekerjaan yang berat di lini tengah. Ugarte mungkin bisa membantunya karena pernah dilatih di Sporting CP. Namun, dia harus mencari pendamping yang tepat.

3 dari 6 halaman

Sistem Baru, Marcus Rashford Tetap Sama

Sistem Baru, Marcus Rashford Tetap Sama

Marcus Rashford dan Amad Diallo pada laga Ipswich vs MU di pekan ke-12 Premier League (c) AP Photo/Dave Shopland

Ruben Amorim memainkan Marcus Rashford untuk peran penyerang tengah. Peran yang cukup lama tidak dimainkan Rashford. Pada era Erik ten Hag, dia lebih sering jadi winger kiri atau kanan.

Rashford memulai laga dengan sempurna. Dia bikin gol pada menit ke-2. Dia seolah memberi harapan baru bagi MU. Namun, apa yang terjadi pada menit-menit berikutnya jauh dari harapan.

Rashford hanya melepas satu shots dan sekali menyentuh bola di wilayah lawan. Rashford juga kurang usaha melakukan pressing. Amorim datang dengan sistem baru dan Rashford yang lama.

4 dari 6 halaman

Ipswich Town hingga Pekan ke-12

Ipswich Town hingga Pekan ke-12

Selebrasi Omari Hutchinson dkk. dalam laga Premier League antara Ipswich Town vs Manchester United, Minggu (24/11/2024). (c) AP Photo/Dave Shopland

Ipswich merupakan satu dari tiga klub dengan status promosi di Premier League 2024/2025. Dua tim promosi lainnya adalah Leicester City dan Southampton.

Sejauh ini, ketiga tim promosi belum mampu menunjukkan performa menjanjikan. Soton ada di dasar klasemen. Ipswich di posisi ke-18 dan Leicester berada di posisi ke-16 klasemen.

Ipswich punya potensi untuk bersaing, akan tetapi mereka butuh akselerasi. Sebab, dari 12 laga yang dimainkan, mereka baru sekali menang. Ipswich belum sepenuhnya bisa beradaptasi dengan ketatnya persaingan di Premier League.

5 dari 6 halaman

Ruben Amorim Butuh Tambahan Pemain

Ruben Amorim Butuh Tambahan Pemain

Selebrasi Marcus Rashford dan Amad Diallo dalam laga Premier League antara Ipswich Town vs Manchester United, Minggu (24/11/2024). (c) AP Photo/Dave Shopland

Ruben Amorim memilih formasi tiga bek dan itu berdampak pada ketersediaan pemain. Sebab, pada era Erik ten Hag dan manajer sebelumnya, MU lebih sering bermain dengan empat bek.

Pada duel lawan Ipswich, Amad Diallo harus bermain jadi wingback kanan. Padahal, posisi utamanya adalah winger. Amad tampil cukup bagus, tapi apakah dia akan konsisten dengan peran itu?

Amorim mungkin butuh pemain baru di posisi wingback. Dengan Luke Shaw yang condong dimainkan sebagai bek tengah kiri, Amorim butuh wingback kiri baru. Dia butuh pemain untuk bersaing dengan Diogo Dalot di posisi itu.

6 dari 6 halaman

Klasemen Premier League 2024/2025

Komentar

Kirim komentar
Galat kode pemeriksaan, silakan masukkan kembali
avatar

{{ nickname }}

{{ comment.created_at }}

{{ comment.content }}

IP: {{ comment.ip_addr }}
{{ comment.likes }}