
Media Italia, Tuttomercatoweb, memberitakan ulang wawancara Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, dengan media Italia lainnya, Corriere dello Sport. Dalam wawancara tersebut, Erick menyinggung gelandang AC Milan, Tijjani Reijnders.
Tijjani menjelma sebagai pemain bintang setelah pindah dari AZ Alkmaar ke AC Milan pada 2023. Selain itu, ia juga dengan cepat menjadi andalan di Timnas Belanda.
Tijjani memiliki darah Indonesia dari ibunya, Angelina Reijnders Lekatompessy, yang berasal dari Ambon. Pemain berusia 26 tahun itu sempat diincar oleh Timnas Indonesia.
Namun, Tijjani lebih memilih untuk memperkuat Belanda. Sejak debutnya pada September 2024, pemain bertinggi badan 185 cm ini telah tampil sebanyak 20 kali dengan mencetak tiga gol dan memberikan dua assist.
Tak Ada Rotan, Akar pun Jadi

Ungkapan 'tak ada rotan, akar pun jadi' seolah relevan dalam situasi ini. Setelah Tijjani memutuskan untuk membela Belanda, PSSI mendekati saudara laki-lakinya, Eliano Reijnders, yang bersedia bermain untuk Timnas Indonesia.
"Ia adalah yang terbaik saat ini. Dia sangat memiliki jiwa Indonesia, tapi kini menjadi bagian dari Belanda. Namun, bersama kami, ada saudaranya, Eliano," ujar Erick Thohir.
Erick Thohir juga memuji Jay Idzes, bek sekaligus kapten Timnas Indonesia yang membela Venezia di Serie A. Menurutnya, pemain berusia 24 tahun ini memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi.
"Dia adalah kapten kami, seorang pemimpin sejati dengan kepribadian yang luar biasa, dan tentunya, dia juga seorang pemain yang hebat," imbuh Erick Thohir.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Analisis Kemenangan Timnas Indonesia: Strategi Jitu Shin Tae-yong Buat Dominasi Arab Saudi Jadi Sia-sia
- Marselino Ferdinan vs Arab Saudi: Efektif, Penuh Determinasi, Fantastis!
- Terima Kasih dari Netizen Indonesia buat Australia: Bahrain, Karma Menit 90+6 Itu Nyata!
- 'Karma' untuk Bahrain: Akhirnya Tahu Rasanya Kebobolan Menit Akhir dan Gagal Menang
